Derawan, Secuil Surga Dari Borneo

Foto: Hipwee

Foto: Hipwee

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pulau Kalimantan yang merupakan pulau non benua terbesar ketiga di dunia dengan luas 743.330 Km², bukan hanya dikenal sebagai paru-paru dunia karena luas hutannya. Pulau yang menaungi tiga negara sekaligus itu juga memiliki alam bawah laut yang sangat cantik. Salah satunya lautan yang mengitari kepulauan Derawan, kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Dikatakan kepulauan, karena disana terdapat pulau-pulau indah yang saling terpisah berdekatan seperti pulau Derawan, Sangalaki, Kakaban, Maratua, Panjang dan Samama. Belum lagi terdapat beberapa pulau gosong yang hanya terlihat bila laut surut. Total ada sekitar 31 pulau bersatu di area dengan luas wilayah konservasi laut mencapai 1.270.000 hektar ini

Tak kalah dengan Raja Ampat, gugusan pulau tersebut memiliki wisata bawah laut yang sangat cantik. Warna warni trumbu karang dapat terlihat dari permukaan karena lautnya yang jernih. Tak hanya itu, garis-garis pantainya pun mampu menghipnotis para pengunjung untuk tinggal lama disana. Tak lupa, cantiknya biru langit Derawan yang berbaur cahaya kuning mentari pagi menambah keeksotisan kepulauan ini.

Foto: Hipwee

Foto: Hipwee

Potensi wisata yang paling menonjol di Derawan adalah alam bawah lautnya yang sangat kaya. Diperkirakan,sekitar 460 jenis terumbu karang seperti karang tepi (fringing reef), karang penghalang (barrier reef), dan atol menghiasi dasar laut kepulauan ini. Ini pula yang memancing sekitar 870 spesies ikan untuk berkumpul sehingga menjadi surga bawah laut yang sangat cantik dan sangat memanjakan wisatawan saat melakukan diving ataupun snorkling. Setidaknya, terdapat 28 titik penyelaman diseluruh kepulauan Derawan. Bila beruntung, anda dapat melihat lumba-lumba, penyu hijau, penyu sisik, ikan dugong, paus, kuda laut kerdil, ikan pari, sampai barakuda berenang di laut yang disebut para penyelam sebagai “The Diver Heaven” ini. Lebih menakjubkan lagi, anda bisa menyelam bersama ubur-ubur tanpa perlu takut disengat. Itu bisa dilakukan di pulau Kakaban. Didalamnya terdapat fenomena luar biasa dimana air payau bersama biota terjebak di dalam kubangan akibat suatu peristiwa alam jaman dulu sehingga membentuk sebuah danau. Ubur-ubur disana, telah beradaptasi dengan kondisi air yang ada sehingga mereka kehilangan sengatnya. Pastinya, anda akan memiliki sebuah foto langka dimana manusia dapat bercengkrama dengan ubur-ubur yang selama ini justru dihinddari. Pastikan anda membawa underwater camera.

Foto: Hipwee

Foto: Hipwee

Selain snorkling atau diving di lautan Derawan, ada beberapa aktivitas menarik lainnya yang dapat dilakukan disana. Salah satunya adalah mengelilingi seluruh pulau disana. Semua pulau bersaing untu menjadi yang tercantik. Sangat disayangkan bila melewatkan moment ini. Cicipilah halusnya pasir pantai yang ada disana dan rasakan keindahan yang jauh berbeda dengan hingar bingar kota. Untuk melakukannya, anda bisa menyewa sebuah speedboat dengan kapasitas 3-6 orang atau lebih. Namun harganya cukup mahal mencapai 1,5 hingga 3 juta akan menjadi beban bila dilakukan sendiri. Untuk itu mengajak keluarga atau kerabat adalah solusinya.

Saat mengelilingi seluruh pulau, jangan lewatkan penangkaran Penyu Hijau (Chelonia mydas) terbesar di Asia, yang berada di Pulau Sangalaki. Disini anda dapat melihat upaya konservasi penyu yang pertama kali digagas oleh World Wildlife Fund Indonesia dan SK Bupati Berau pada tahun 2001. Upaya ini pula lah yang berperan besar meningkatkan populasi penyu ramah ini diseluruh dunia. Kunjungilah pulau ini sampai malam, karena jika beruntuk anda dapat melihaat para penyu bertelur.

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Selanjutnya yang tak boleh dilewatkan saat traveling adalah menikmati aneka kuliner lokal. Di Derawan ada beberapa menu kulier yang wajib disisipi seperti Tehe-tehe, Kima-kima dan Elai. Dengan menyantap Tehe-tehe anda dapat mencicipi sesnsasi rasa yang diberika oleh bagian dalam Bulu Babi yang dicampur dengan nasi. Dilanjutkan dengan menyantap Kima, sejenis kerang berukuran besar yang dipadu dengan bumbu khas yang rasanya akan sulit dilupakan oleh lidah anda. Terakhir tutup dengan menyantap Elai, sejenis buah durian berwarna oranye. Dijamin, liburan anda akan semakin terpuaskan.

Terakhir, pastikan anda bangun lebih pagi untuk menikmati sunrise dari jendela kamar anda yang mengapung di atas permukaan laut. Anda juga bisa pergi ke pantai untuk berbaring menikmati hangatnya fajar menyingsing.

Foto: Hipwee

Foto: Hipwee

Lalu bagaimana untuk mencapai Derawan. Jika anda berasal dari Jakarta, Bandung, atau daerah luar Kalimantan lainnya, Ambilah penerbangan menuju Balikpapan. Dari sana ada 2 rute yang bisa dilalui dengan sama-sama menggunakan pesawat dari Balikpapan yaitu melalui Berau dan Tarakan. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Bila melalui Berau, waktu yang ditempuh menuju Berau lebih mahal dan jauh, namun justru sebaliknya saat perjalanan dari Berau berlanjut ke Derawan dengan melewati Tanjung batu terlebih dahulu. Di Tanjung Batu, anda bisa menaiki boat yang memang sering bulak-baik Derawan. Sedangkan via Tarakan berbanding terbalik kondisinya. Apalagi dari Tarakan menuju Derawan belum ada penyebrangan reguler. Anda diharusan menyewa speedboat yang cukup mahal harganya, namun tentunya ini tidak terlalu bermasalah bagi yang memiliki uang cukup atau pergi dalam kelompok yang cukup besar. Tinggal pilih, mana yang cocok dengan kondisi anda.

Adapun tips saat berlibur ke Derawan adalah pastikan pergi dalam kelompok lebih dari 3 orang untuk lebih menghemat biaya. Bila tidak, anda juga dapat menjalin komunikasi dengan kelompok lain untuk membuat agenda liburan bersama karena dengan itu anda bisa mengurangi biaya penyewaan ini-itu. Lalu pastikan membawa uang cash karena akan sulit melakukan transaksi elektronik. Terakhir pastikan anda berhubungan baik dengan penduduk setempat.

No one wants to be the one to say the party’s over. Jadi jangan akhiri pestamu, datanglah ke Derawan.

About the Author
×
Hai! Saya mau bertanya tentang paket tour dan yang lainnya