Menakjubkan! Berenang Bersama Mahluk Terbesar di Dunia

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Berwisata bahari sambil berenang dan berfoto bersama terumbu karang serta ikan kecil disekitarnya memang terdengar tidak aneh. Lalu bagaimana jika berenang bersama mahluk laut terbesar di planet bumi yang bisa tumbuh hingga seberat 20 ton dan berusia 150 tahun? Ternyata itu bisa dilakukan di Taman Nasional Teluk Cendrawasih. Di lautan timur Indonesia yang tersebar di Kabupaten Teluk Wondama,Provinsi Papua Barat hingga Kabupaten Nabire di Provinsi Papua ini, Hiu Paus akan berenang dengan ramahnya bersama manusia. Lalu bagaimana rasanya? Sulit dibayangkan, yang jelas more than i can say.

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Tepatnya di Desa Kwatisore, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, hiu bernama latin Rhyncodon Typus ini telah berhasil menjadi sahabat nelayan dan penyelam. Para nelayan atau penyedia wahana diving akan melempar ikan puri ke lautan, selang beberapa menit ikan-ikan raksasa itu pun akan mendekat. Byurrrr!!!! Saat itu pula mulailah berenang lengkap dengan peralatan menyelam dan kamera underwater tentunya untuk merekam moment langka seumur hidup ini. Di kedalaman laut yang jernih ini, para hiu paus akan berenang dan menari bersama. Sesekali mendekat dan menyentuh siripnya diperbolehkan. Rasakan sensasi yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Penyelam akan terlihat menjadi mahluk yang kerdil. Sedikit ketegangan dan ketakutan pasti akan menyelimuti, tapi tenang saja karena mereka tidak akan menyerang para penyelam yang ramah. Mereka akan berenang bak kawanan lumba-lumba terlatih di wahana sirkus yang sangat ramah dengan manusia. Hal ini karena para nelayan disana sering memberi mereka makan. Untuk itu para penyedia wahana diving dan para penyelam wajib berterima kasih karena berkat ketidak sengajaan para nelayan, wisatawan pun bisa menjadi teman hiu paus yang sangat akrab.

manta-alleyJika beruntung, bukan hanya hiu paus yang akan terlihat, beberapa pari manta dan duging pun terkadang berenang disekitar penyelam. Melihat lebih dasar lagi, hamparan terumbu karang akan menyapa dari kedalaman. Sungguh sensasi menyelam yang tak akan pernah terlupakan.

Hiu paus ini bisa diemui sepanjang waktu, kecuali di sekitar waktu bulan purnama. Di saat seperti itu, mereka akan sulit ditemui karena ikan puri yang memikat mereka pun akan sulit ditemukan diwaktu tersebut. Namun ini masih lebih baik dibanding fenomena melihat atraksi hiu di Australia. Di negeri para Kangguru itu, mereka harus sabar menunggu hingga musim panas dan harus berusaha menggiring kawanan paus sampai tempat yang cocok untuk melihat mereka beratraksi.

Selain dapat menggugah perasaan takjub yang luar biasa, para hiu paus dan hamparan lautan Nabire yang luas dan indah akan menyadarkan manusia dari rasa angkuh seperti yang diberikan Mahameru dalam lirik Dewa 19, membuat manusia merasa kecil, dan membuat rakyat Indonesia bangga memiliki lautan sehebat ini.

About the Author
×
Hai! Saya mau bertanya tentang paket tour dan yang lainnya